Gratis ongkir se-Jawa belanja min. Rp300rb · Diskon ongkir Sumatera & Kalimantan

Belanja
Semua Produk Pupuk Organik Pupuk Hayati Booster Buah Insektisida Hayati Trichoderma Asam Humat
Bantuan
Cara Pesan Lacak Pesanan Bantuan Tips Tani
Asam Humat

TANAH Masam Akar Lemah! Kapur Dolomit untuk Pohon Buah: Kapan Perlu, Dosis, dan Cara Aplikasi

Kapur dolomit untuk pohon buah

Kapur dolomit untuk pohon buah dipakai untuk menaikkan pH tanah masam sekaligus menambah kalsium dan magnesium. Banyak kebun di daerah bercurah hujan tinggi membutuhkan pengapuran agar pupuk lebih efektif. Kementerian Pertanian menyebut pengapuran sebagai salah satu cara memperbaiki lahan masam.

Namun kapur dolomit untuk pohon buah tidak boleh diberikan sembarangan, karena pH yang naik terlalu tinggi juga merugikan.

Kapan Kapur Dolomit untuk Pohon Buah Diperlukan?

  • Hasil uji menunjukkan pH di bawah sekitar 5,5.
  • Daun tua menguning di antara tulang daun, tanda kekurangan magnesium.
  • Pupuk sudah diberikan tetapi tanaman tetap pucat.

Ukur dulu pH; panduannya di pH tanah kebun buah.

Cara Aplikasi Kapur Dolomit

  1. Tabur merata di piringan tajuk, bukan menumpuk di pangkal batang.
  2. Aduk ringan dengan tanah permukaan.
  3. Siram atau biarkan hujan membantu kapur bereaksi.
  4. Beri jeda sekitar 2–4 minggu sebelum memberi pupuk nitrogen seperti urea atau ZA.
  5. Ulangi bila diperlukan berdasarkan pengukuran pH berikutnya.
Bagan alur kapur dolomit untuk pohon buah
Alur Pengapuran Kapur Dolomit untuk Pohon Buah
  1. Ukur pH: Pastikan tanah memang masam.
  2. Tentukan dosis: Dari uji tanah/penyuluh.
  3. Tabur merata: Di piringan, bukan di batang.
  4. Jeda 2–4 minggu: Sebelum pupuk nitrogen.
  5. Ukur ulang: Evaluasi setelah beberapa bulan.

Dosis Kapur Dolomit untuk Pohon Buah

Dosis bergantung pada tingkat kemasaman, jenis tanah, dan ukuran pohon. Ikuti rekomendasi dari hasil uji tanah atau penyuluh setempat. Lebih baik memberi bertahap dan mengukur ulang daripada memberi sekaligus dalam jumlah besar.

Padukan dengan Bahan Organik

Pengapuran bekerja lebih baik bila tanah kaya bahan organik. Asam humat membantu menyangga pH dan mengikat hara; lihat asam humat untuk tanah masam. Bila memakai Trichoderma, ingat bahwa jamur ini menyukai tanah sedikit masam, jadi hindari menaikkan pH terlalu tinggi.

Asam Humat 1 Kg dapat diberikan setelah jeda pengapuran.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Apa beda dolomit dan kapur pertanian biasa?

Dolomit mengandung kalsium dan magnesium, sedangkan kapur kalsit terutama kalsium.

Bolehkah dolomit dicampur pupuk kandang?

Boleh ditabur bersamaan di piringan. Yang perlu diberi jeda adalah pupuk nitrogen berbentuk amonium.

Apakah dolomit perlu setiap tahun?

Tidak selalu. Ukur pH secara berkala dan beri hanya bila diperlukan.

Rujukan

Takaran produk dalam artikel ini mengikuti label kemasan. Untuk kondisi kebun yang khusus, konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat.

Testimoni Grha Indonesia Organik: pelanggan menanyakan kandungan biang poc
Pelanggan menanyakan kandungan biang POC – data pribadi disamarkan

Butuh bantuan untuk kebun Anda?

Ceritakan kondisi kebun Anda, umur pohon, dan gejala yang muncul. Tim Grha Indonesia Organik membantu memilih produk dan takaran sesuai label, gratis lewat WhatsApp. Produk yang relevan untuk kasus ini: Asam Humat 1 Kg.

💬 Konsultasi Gratis via WhatsApp🛒 Lihat Asam Humat 1 Kg

Chat Kami
CS Annisa — Grha Organik Biasanya menjawab seketika

Jawaban otomatis. Untuk hal khusus, admin kami siap membantu lewat WhatsApp.