MALAI Mangga Kering Mendadak? Wereng Mangga Penyebabnya, Ini Cara Mengendalikannya
Wereng mangga (leafhopper) adalah serangga kecil berbentuk baji yang hidup di malai bunga dan tunas mangga. Wereng mangga menghisap cairan malai sehingga bunga layu, kering, dan gugur. Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan menempatkan pengendalian hama terpadu sebagai pendekatan utama budidaya buah, dan wereng mangga termasuk hama yang paling merugikan saat musim bunga.
Kotoran wereng berupa embun madu juga memicu embun jelaga hitam pada daun dan buah.
Gejala Wereng Mangga
- Serangga kecil melompat menyamping saat malai digoyang.
- Malai bunga layu, mengering, dan rontok.
- Permukaan daun dan buah lengket oleh embun madu, lalu menghitam.
- Pentil gagal terbentuk meski bunga banyak.
Siklus dan Waktu Serangan
Wereng bertelur di jaringan malai dan tunas muda. Nimfa menetas dan langsung menghisap cairan. Populasi naik tajam saat musim bunga karena makanan berlimpah. Cuaca kering seperti tahun ini memperpanjang masa serangan.

- Pantau malai: Goyang malai, lihat serangga melompat.
- Pangkas tajuk: Kurangi bagian rapat dan gelap.
- Semprot agen hayati: Bio Killer sore hari, ulangi 5–7 hari.
- Bersihkan embun jelaga: Setelah populasi wereng turun.
- Sanitasi pascapanen: Buang malai kering dan tunas sakit.
Pengendalian Wereng Mangga
- Pantau malai sejak bunga mulai muncul, terutama bagian dalam tajuk.
- Pangkas tajuk agar tidak terlalu rapat; wereng menyukai tajuk gelap dan lembap.
- Semprot agen hayati – Bio Killer mengandung Beauveria bassiana dan Metarhizium; aplikasikan sore hari sesuai label.
- Bersihkan embun jelaga setelah wereng terkendali; lihat embun jelaga.
- Gunakan insektisida sesuai anjuran petugas bila populasi sangat tinggi, hindari saat bunga mekar penuh.
Mencegah Wereng Mangga Musim Depan
- Pangkas dan sanitasi setelah panen.
- Pupuk seimbang, jangan berlebih nitrogen.
- Pelihara musuh alami seperti laba-laba dan kepik.
Bacalah juga thrips mangga, karena kedua hama ini sering muncul bersamaan di musim bunga.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apa beda wereng mangga dan thrips?
Wereng berbentuk baji dan melompat menyamping, ukurannya 4–5 mm. Thrips lebih kecil, memanjang, dan lebih banyak merusak kulit buah.
Apakah wereng mangga menyerang pohon muda?
Ya, terutama pada tunas muda, tetapi kerusakan terbesar terjadi pada malai bunga pohon produktif.
Berapa kali penyemprotan agen hayati diperlukan?
Umumnya diulang 5–7 hari sekali selama 2–3 kali, lalu dievaluasi.
Rujukan
- Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan
- Label dan petunjuk pakai resmi pada kemasan produk.
Takaran produk dalam artikel ini mengikuti label kemasan. Untuk kondisi kebun yang khusus, konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat.

Butuh bantuan untuk kebun Anda?
Ceritakan kondisi kebun Anda, umur pohon, dan gejala yang muncul. Tim Grha Indonesia Organik membantu memilih produk dan takaran sesuai label, gratis lewat WhatsApp. Produk yang relevan untuk kasus ini: Bio Killer.
