STOP Wereng & Walang Sangit Tanpa Racun Kimia: Insektisida Hayati BIOKILLER 250 ml
Insektisida hayati BIOKILLER 250 ml adalah pengendali hama berbahan jamur hidup Beauveria bassiana dan Metarhizium anisopliae. Ringkasan cepat: jamur ini menempel pada tubuh serangga, tumbuh di dalamnya, lalu membunuh hama seperti wereng, walang sangit, kepik, kutu daun, ulat grayak, dan uret secara bertahap, tanpa meninggalkan residu kimia pada hasil panen.
Produk ini disiapkan oleh tim Grha Indonesia Organik di Kebumen untuk petani padi, sayuran, dan pekebun buah yang ingin mengurangi pemakaian racun kimia. Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan mendorong pengendalian hama terpadu yang mengutamakan agen hayati dan musuh alami.
Apa Itu Insektisida Hayati BIOKILLER?
BIOKILLER termasuk golongan insektisida hayati, yaitu pestisida yang bahan aktifnya berupa makhluk hidup, bukan senyawa kimia sintetis. Bahan aktifnya dua jenis jamur entomopatogen (jamur pemangsa serangga) yang saling melengkapi.
| Kandungan | Jumlah (izin Kementan) | Keterangan |
|---|---|---|
| Beauveria bassiana | 1,0 × 10⁶ cfu/ml | Dikenal sebagai jamur “muskardin putih” |
| Metarhizium anisopliae | 1,0 × 10⁶ cfu/ml | Dikenal sebagai jamur “muskardin hijau” |
| Ukuran kemasan | 250 ml | Bentuk cair, dilarutkan dalam air |
BIOKILLER SL terdaftar resmi di Kementerian Pertanian RI dengan nomor pendaftaran RI.01010120227621, berlaku sampai 8 Februari 2028.
Penjelasan lebih dalam tentang masing-masing jamur ada di artikel Beauveria bassiana untuk hama dan Metarhizium untuk hama.
Bagaimana Jamur di Dalamnya Membunuh Hama?
Cara kerjanya berbeda dengan racun kontak. Jamur bersifat parasit: ia tidak membuat makanan sendiri sehingga hidup dari tubuh serangga inangnya.
- Spora menempel pada kulit, saluran pencernaan, spirakel (lubang napas), atau lubang tubuh lain serangga.
- Spora berkecambah dan menembus kulit serangga.
- Jamur berkembang biak di dalam tubuh dan mengeluarkan toksin.
- Serangga berhenti makan, melemah, lalu mati dalam beberapa hari.
- Bangkai serangga ditumbuhi jamur berwarna putih atau hijau yang dapat menjadi sumber spora baru.
Karena bekerja bertahap, hasilnya tidak instan seperti racun kimia, tetapi hama yang terinfeksi dapat menularkan jamur ke serangga lain di sekitarnya.

- Semprot sore: Larutan sesuai label.
- Spora menempel: Pada kulit dan lubang tubuh hama.
- Jamur tumbuh: Menembus dan berkembang di dalam tubuh.
- Hama mati: Berhenti makan, mati bertahap.
- Spora menyebar: Menular ke hama di sekitarnya.
Hama Apa Saja yang Dikendalikan Insektisida Hayati BIOKILLER?
Deskripsi produk mencantumkan sasaran berikut:
| Kelompok hama | Contoh sasaran | Tanaman yang sering diserang |
|---|---|---|
| Wereng | Wereng cokelat, wereng hijau, wereng punggung putih | Padi |
| Kepik & walang sangit | Walang sangit, kepinding tanah, kepik hijau, kepik polong | Padi, kedelai, kacang-kacangan |
| Kutu | Kutu daun, kutu putih mangga | Sayuran, cabai, mangga, jeruk |
| Ulat | Ulat grayak | Sayuran, jagung, bawang |
| Hama tanah | Uret | Bibit buah, tebu, umbi-umbian |
Contoh penerapan di kebun dibahas di walang sangit pada tanaman, wereng mangga, dan kutu daun jeruk.
Cocok untuk Tanaman Apa Saja?
Karena sasarannya luas, produk ini dapat dipakai di berbagai jenis lahan:
- Sawah padi – untuk wereng, walang sangit, dan kepinding tanah.
- Kebun sayuran dan cabai – untuk kutu daun dan ulat grayak.
- Kebun buah dan tabulampot – untuk kutu putih mangga, kutu daun, dan ulat daun.
- Persemaian dan bibit – untuk uret yang memakan akar.
- Palawija – kedelai dan kacang-kacangan yang diserang kepik polong.
Untuk tanaman yang sedang berbunga, semprot sore hari agar tidak mengganggu lebah dan serangga penyerbuk.
Insektisida Hayati BIOKILLER vs Insektisida Kimia
| Aspek | Insektisida hayati (jamur) | Insektisida kimia sintetis |
|---|---|---|
| Bahan aktif | Jamur hidup | Senyawa kimia |
| Kecepatan | Bertahap, beberapa hari | Cepat |
| Residu pada hasil panen | Tidak meninggalkan residu kimia | Ada masa tunggu sebelum panen |
| Musuh alami (laba-laba, kepik predator) | Relatif aman | Ikut terbunuh |
| Risiko hama kebal | Rendah | Meningkat bila dipakai terus-menerus |
| Syarat kerja | Butuh kelembapan, tidak tahan terik | Tidak terlalu bergantung cuaca |
Pilihan paling bijak sering kali memadukan keduanya: agen hayati sebagai pengendali rutin, sedangkan insektisida kimia hanya dipakai bila serangan sudah sangat berat dan sesuai rekomendasi penyuluh. Bila memadukan, beri jeda dan jangan mencampurnya dengan fungisida kimia, karena fungisida dapat mematikan jamur di dalam produk.
Tips Agar Hasilnya Maksimal
- Kocok botol sebelum dituang, lalu larutkan dengan takaran sesuai label.
- Semprot sore hari atau saat cuaca teduh; sinar matahari terik melemahkan spora.
- Arahkan semprotan ke bagian tempat hama bersembunyi, termasuk balik daun dan pangkal batang.
- Gunakan larutan segera setelah dicampur, jangan disimpan semalaman.
- Ulangi aplikasi sesuai petunjuk label, terutama saat populasi hama tinggi.
- Simpan botol di tempat sejuk, kering, dan terlindung dari sinar matahari langsung.
Langkah rinci, jadwal mingguan, dan pantangannya ada di panduan cara pakai Bio Killer. Bila ingin membandingkan dengan ramuan alami, baca pestisida nabati untuk pohon buah.
Cara Pesan Insektisida Hayati BIOKILLER 250 ml
Produk tersedia di halaman toko BIOKILLER dan dikirim dari kantor Grha Indonesia Organik di Kebumen ke seluruh Indonesia. Untuk harga terbaru, ketersediaan stok, dan ongkos kirim, silakan tanya via WhatsApp. Tim kami juga melayani konsultasi gratis: kirim foto hama atau gejala tanaman, nanti kami bantu memastikan jenis hamanya dan apakah produk ini cocok untuk kasus Anda.

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Apakah produk ini aman untuk manusia dan hewan ternak?
Bahan aktifnya jamur yang menyerang serangga, bukan racun kimia sintetis. Tetap gunakan masker dan sarung tangan saat menyemprot, cuci tangan sesudahnya, dan ikuti petunjuk keselamatan pada label.
Berapa lama hasilnya terlihat?
Hama biasanya mulai berhenti makan dalam beberapa hari lalu mati bertahap. Pada serangan berat, ulangi aplikasi sesuai label dan pantau perkembangannya.
Apakah bisa dicampur dengan pupuk daun atau pestisida lain?
Jangan dicampur dengan fungisida kimia karena dapat mematikan jamur di dalamnya. Untuk campuran lain, tanyakan dulu ke tim kami via WhatsApp.
Berapa dosis pemakaiannya?
Ikuti takaran yang tertulis pada label kemasan. Bila label kurang jelas, tanyakan ke tim kami via WhatsApp.
Apakah efektif saat musim hujan?
Kelembapan membantu spora berkecambah, tetapi hujan deras sesaat setelah menyemprot dapat mencuci larutan. Pilih waktu sore yang tidak hujan, dan ulangi bila semprotan tercuci.
Rujukan
- Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan
- Kementerian Pertanian
- Label dan petunjuk pakai resmi pada kemasan produk.
Takaran produk dalam artikel ini mengikuti label kemasan. Untuk kondisi kebun yang khusus, konsultasikan dengan penyuluh pertanian setempat.
Butuh bantuan soal insektisida hayati biokiller?
Ceritakan kondisi kebun Anda, umur pohon, dan gejala yang muncul. Tim Grha Indonesia Organik membantu memilih produk dan takaran sesuai label, gratis lewat WhatsApp. Produk yang relevan untuk kasus ini: Bio Killer.
