Gratis ongkir se-Jawa belanja min. Rp300rb · Diskon ongkir Sumatera & Kalimantan

Belanja
Semua Produk Pupuk Organik Pupuk Hayati Booster Buah Insektisida Hayati Trichoderma Asam Humat
Bantuan
Cara Pesan Lacak Pesanan Bantuan Tips Tani
Jeruk & Kelengkeng

Jeruk Santang Madu: Budidaya dan Pemupukan agar Berbuah Lebat

Jeruk Santang Madu: Budidaya dan Pemupukan agar Berbuah Lebat

Ringkasan cepat: Jeruk Santang Madu berbuah lebat dan manis bila memakai bibit sehat bebas penyakit, mendapat matahari penuh, dipupuk sesuai fase dengan kalium dan magnesium cukup saat pembesaran buah, dan dilindungi dari kutu loncat penular CVPD. Pada tabulampot, pupuk diberikan sedikit tapi rutin.

“Pupuk jeruk Santang Madu” dan “tabulampot jeruk Santang Madu” termasuk saran pencarian yang menonjol di Google dan YouTube. Varietas ini disukai karena rasanya manis, kulit tipis mudah dikupas, dan pohonnya bisa berbuah dalam pot.

Memilih Bibit

  • Pilih bibit okulasi dari penangkar bersertifikat bebas penyakit, terutama bebas CVPD.
  • Periksa daun: hijau segar, tidak belang kuning, tidak ada kutu.
  • Pastikan sambungan menyatu baik dan akar tidak melingkar.

Menanam

  • Di kebun: lubang tanam cukup besar, isi campuran tanah dan pupuk kandang matang, jarak tanam menyesuaikan lahan.
  • Di pot: pot diameter minimal 50 cm, media porous, lubang drainase cukup.
  • Tempatkan di lokasi yang terkena matahari penuh.
Siklus perawatan jeruk Santang Madu
Siklus perawatan jeruk Santang Madu

Pola Pemupukan

Fase pertumbuhan (tahun pertama)

NPK seimbang dosis kecil setiap 1–2 bulan, ditambah pupuk kandang dua kali setahun. Perkuat akar dengan pembenah tanah; label Humatrix Buah menganjurkan tabur 3–5 g/m² atau kocor 2–3 g per liter air setiap 15–20 hari.

Menjelang dan saat berbunga

Kurangi nitrogen, tambah fosfor dan kalium. Semprot boron dan seng sesuai label bila daun muda kecil atau belang.

Pembesaran buah

Tingkatkan kalium dan magnesium, jaga air stabil. Jarangkan buah bila terlalu padat agar ukuran seragam.

Menjelang panen

Hentikan nitrogen, kurangi air bertahap agar rasa lebih manis. Prinsip rasa manis jeruk dibahas lengkap di pupuk jeruk biar manis.

Pemangkasan Jeruk Santang Madu

  • Pangkas bentuk pada tahun pertama: pertahankan 3–4 cabang utama yang menyebar agar tajuk berbentuk payung.
  • Pangkas pemeliharaan setelah panen: buang ranting mati, ranting sakit, dan tunas air.
  • Buka bagian tengah tajuk agar sinar matahari masuk, karena buah di bagian teduh cenderung lebih masam.

Khusus Tabulampot Santang Madu

Pada pot, hara cepat habis dan akar terbatas. Berikan pupuk padat sedikit setiap bulan, kocor pembenah akar sekitar 1–2 liter larutan per pot setiap 15–20 hari, dan ganti sebagian media setiap 1–2 tahun. Batasi jumlah buah sesuai ukuran pohon agar buah tetap besar dan pohon tidak kelelahan.

Waspadai Kutu Loncat dan CVPD

Kutu loncat jeruk menyerang tunas muda dan menularkan bakteri penyebab CVPD (Huanglongbing), penyakit yang membuat buah kecil, masam, dan pohon merana tanpa bisa disembuhkan. Periksa tunas muda secara rutin dan kendalikan kutu loncat sejak awal. Bila ada pohon bergejala CVPD, bongkar agar tidak menular.

Hama Lain yang Umum

Hama Gejala Pengendalian
Ulat peliang daun Garis berkelok keperakan pada daun muda Pantau tunas, petik daun terserang
Kutu daun & kutu sisik Daun keriting, embun madu, semut Agen hayati, sanitasi
Lalat buah Buah busuk dari dalam Perangkap, pembungkusan, sanitasi
Tungau Daun/buah kusam keperakan Pantau bawah daun, jaga kelembapan

Produk Grha Indonesia Organik yang relevan

Tanya admin via WhatsApp

Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

Jeruk Santang Madu berbuah umur berapa?

Bibit okulasi umumnya mulai berbuah sekitar 1,5–2 tahun setelah tanam bila perawatannya baik.

Kenapa buah Santang Madu masam?

Biasanya karena kurang matahari, kekurangan kalium, dipanen terlalu awal, atau nitrogen masih tinggi menjelang panen.

Rujukan

  • Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika, Kementerian Pertanian RI: budidaya jeruk.
  • Label Humatrix Buah (No. Pendaftaran 04.03.2026.225).

Disusun oleh Tim Konten Grha Indonesia Organik, Kebumen — distributor pupuk organik dan hayati. Isi artikel ini panduan umum; kondisi tanah, iklim, dan varietas tiap daerah berbeda, jadi sesuaikan dengan pengamatan di lahan Anda dan ikuti takaran pada label kemasan.

Satu tanggapan untuk “Jeruk Santang Madu: Budidaya dan Pemupukan agar Berbuah Lebat”

  1. […] Pohon yang dipupuk berimbang dan akarnya sehat lebih mampu bertahan, meski tidak kebal. Pola pemupukan jeruk ada di panduan jeruk Santang Madu. […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat Kami
CS Annisa — Grha Organik Biasanya menjawab seketika

Jawaban otomatis. Untuk hal khusus, admin kami siap membantu lewat WhatsApp.